KORANJURI.com - SMAN 2 Denpasar Akhirnya Bebaskan Siswi Berjilbab KORANJURI.com - SMAN 2 Denpasar Akhirnya Bebaskan Siswi Berjilbab

HOME | Mimbar | Delik | Rekam Kejadian | Pendidikan | Ekbis | Hiburan | Distrik Wisata | Seni Budaya | Akselerasi | Mail Contact | Foto




1 2 3 4



SMAN 2 Denpasar Akhirnya Bebaskan Siswi Berjilbab


13 Januari 2014 | Koranjuri.com


SMAN 2 Denpasar Akhirnya Bebaskan Siswi Berjilbab
KORANJURI.COM Kepala SMA Negeri 2 Denpasar, Ketut Sunarta akhirnya melunak soal ketentuan berseragam bagi siswinya yang ingin mengenakan jilbab. Anita Wardhani, siswi yang sebelumnya dilarang mengenakan jilbab, Senin (13/01/2014) datang bersama orangtua dengan didampingi tim advokasi dari Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII).

Dalam pertemuan itu, Helmy Al Jufri, tim advokasi PII menyambut baik keputusan yang diambil Kepala SMA Negeri 2 Denpasar , I Ketut Sunarta.

Setelah kita tunjukkan aturan perundangan berupa surat edaran SK Dirjen Dikdasmen tentang seragam sekolah berikut bentuk seragam yang berjilbab, kan sudah ada disana, beliau (kepsek, red) memahami itu dan memberikan kebebasan kepada seluruh siswi muslimah untuk berjilbab, terang Helmy.

Pertemuan sudah dilakukan dua kali. Namun advokasi pertama, dikatakan Helmy, belum menemukan titik temu. Baru pada pertemuan kedua, pihak sekolah memberikan kebebasan penuh bagi siswi muslimah yang ingin berjilbab.

Jadi per hari ini (13/01/2014) sekolah membebaskan siswi muslimah yang ingin mengenakan jilbab. Jadi aturannya berlaku setiap hari karena itu sudah aturan agama, terang Helmy Al Jufri.

Parwoto, ayah Anita Wardhani juga memberikan apreasiasi kepada sekolah terkait dibolehkannya mengenakan seragam berjilbab.

Ini kan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia kan tidak ada larangan, semua harus mengakui hak-hak beragama, terang Parwoto.

Sebelum pertemuan, Kepala SMA Negeri 2 Denpasar, I Ketut Sunarta menyatakan tidak akan merubah aturan tata tertib berseragam di sekolahnya. Sunarta memaparkan, aturan yang berlaku merupakan aturan secara nasional. Namun pihaknya juga tidak melarang siswi yang ingin mengenakan jilbab

 Kami tidak melarang, saya kira itu sudah cukup untuk menjelaskan. Jadi jangan terlalu banyak mengembangkan ide-ide, kata Sunarta.


way


Berita Terkait:
  • Ombudsman Datangi SMA Negeri 2 Denpasar Soal Jilbab