KORANJURI.com - Eksekusi Tanah Berakhir Bentrok KORANJURI.com - Eksekusi Tanah Berakhir Bentrok

HOME | Mimbar | Delik | Rekam Kejadian | Pendidikan | Ekbis | Hiburan | Distrik Wisata | Seni Budaya | Akselerasi | Mail Contact | Foto




1 2 3 4



Eksekusi Tanah Berakhir Bentrok


20 Agustus 2013 | Koranjuri.com

Eksekusi Tanah Berakhir Bentrok
KORANJURI.COM Eksekusi lahan seluas 7,15 are di pulau Saelus, Denpasar berakhir ricuh, Selasa (20/08/2013). Polisi yang awalnya hanya berjaga di sekitar lokasi tanah sengketa akhirnya bentrok dengan para preman yang dikerahkan untuk menjaga lahan yang akan dieksekusi.

Ada lemparan ke arah polisi yang akhirnya membuat polisi menembakkan gas air mata, kata Herlim Prasetya, salah satu keluarga dari pemilik tanah di lokasi kejadian.

Dalam kejadian itu beberapa orang dari kelompok yang menghalangi eksekusi mengalami luka-luka. Bahkan dikabarkan ada yang mengalami patah tulang. Sementara dari pihak aparat, seorang petugas terluka di bagian wajah akibat lemparan benda keras.

Banjar sempat memukul kulkul tanda bahaya. Ini memang diluar dugaan kalau akhirnya terjadi kericuhan dan bentrok, kata Herlim Prasetya yang seorang wartawan senior ini.

Lahan yang disengketakan saat ini digunakan sebagai swalayan Karya Sari oleh salah satu keluarga yang bersengketa. Akibat dari bentrokan yang terjadi, lalu lintas di sepanjang jalan Sesetan, Denpasar mengalami kemacetan total. Bahkan saat suasana sudah mereda, lokasi masih dipenuhi massa dan warga yang ingin melihat situasi paska kericuhan.

Hingga siang hari, lokasi kejadian masih terlihat ramai. Dampak dari lemparan gas air mata juga masih terasa.

way